Tersembunyi Sempurna

 

 

Pada sesak di dada, sekali lagi itu bukan hiburan, aku gemar tersudut.

 Sedetikpun putaran waktu tak akan pernah bisa dihentikan. 

Di sudut ruang, di atas ranjang, di dalam bak kamar mandi : luruh mengulum nestapa ujung lidah. 

Pusarannya mengiang di telinga, padahal di luar sunyi, mendesis seperti ular. 

Aku menolak pasrah kepada arus, namun sejenak ingin merebah meluruhkan letih.

Lantas, pusaran itu terus berputar, menggilas hidup pesakitan di relung, di ruang.... waktunya.

Komentar

Postingan Populer